Jika
tubuh kekurangan magnet, maka akan menimbulkan berbagai penyakit. Jika sel
kekurangan magnet maka akan mempercepat penuaan sel, meningkatkan kekentalan
dalam darah, memperburuk fungsi jantung untuk memblokir endapan - endapan dalam
sistim sirkulasi, dll.
Untuk mencegah gejala-gejala kekurangan magnet, kita seharusnya menambah medan magnet di tubuh kita secara tetap dengan menggunakan Aliran energi.
Untuk mencegah gejala-gejala kekurangan magnet, kita seharusnya menambah medan magnet di tubuh kita secara tetap dengan menggunakan Aliran energi.
BIOLISTRIK
dapat merangsang kemagnetan dalam tubuh menjadi aktif, yang memiliki khasiat
untuk menyembuhkan bermacam-macam penyakit. Hampir semua gangguan penyakit
disebabkan kurang lancarnya aliran darah, hingga akhirnya merusak jaringan
saraf. Dengan kata lain zat - zat gizi tidak terserap oleh masing-masing sel
yang membutuhkan. kemagnetan dalam tubuh ditimbulkan energi biolistrik di
antaranya dapat merangsang kinerja fungsi saraf otonom, melancarkan aliran
darah dan mendistribusikan oksigen ke setiap jaringan tubuh.
Teknologi
medis sekarang ini sudah semakin berkembang. Salah satu teknologi yang
memanfaatkan kelistrikan dan kemagnetan diantaranya adalah Magnetic Resonance
Imaging yang biasa disebut MRI. MRI digunakan sebagai pendeteksi kelainan
fungsi tubuh, seperti kelainan otak dan saraf tulang belakang. MRI bekerja
dengan memanfaatkan medan magnet bukan dengan menggunakan sinar X. MRI
merupakan peranti diagnostik yang dapat memeriksa dan mendeteksi tubuh. Dengan
MRI memungkinkan molekul – molekul dalam tubuh bergerak dan bergabung sehingga
menimbulkan beberapa sinyal. Sinyal tersebut lalu diproses oleh komputer
menjadi gambaran yang jelas mengenai keadaan struktur di dalamnya.
Untuk
menilai bentuk anatomi jaringan lunak dalam tubuh, terutama otak, sumsum tulang
belakang, serta susunan saraf, kelainan otot sendi dan sumsum tulang,
pemeriksaan dengan MRI lah yang terbaik. Sebagai contoh, MRI bisa membuat image
organ dalam tubuh manusia bekerja berdasarkan prinsip medan listrik yang
berhubungan dengan medan magnet. Bahkan gambar bagian otak yang telah diiris
dapat dilihat untuk ditelaah tanpa benar benar membelah otak secara fisik.
Kelebihan
MRI adalah tidak membahayakan pasien, dengan kualitas gambar yang lebih baik
dari CT Scan terutama untuk scanning otak dan tulang belakang, serta bisa
dilihat dari berbagai sisi. Diagnosis juga tidak menimbulkan rasa sakit. Bagi
pasien yang memiliki indikasi tumor di otak dan gangguan saraf belakang
disarankan memeriksakan diri menggunakan MRI.
0 komentar:
Posting Komentar